Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Penanaman HTI 5 Juta Hektar Sulit Dicapai
Minggu, 30 Desember 2007 | 20:25 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) menilai target pemerintah membangun 5 juta hektar hutan tanaman industri (HTI) hingga 2009 akan sulit tercapai. Sebab belum ada kepastian pendanaan dan payung hukum yang jelas.

Direktur Eksekutif APHI, Nanang Rofandi Ahmad, mengatakan seharusnya pemerintah cepat menyalurkan pinjaman dana reboisasi untuk pembangunan HTI. “Birokrasi penyaluran dana reboisasi selama ini terlalu lambat,” ujarnya di Jakarta Jum'at (28/12).

Di sisi lain, kata dia, pemerintah juga harus memberikan kepastian hukum bagi perusahaan HTI. Sebab di tengah maraknya upaya pemberantasan pencurian kayu (illegal logging), perusahaan HTI yang sedang melakukan pembersihan lahan sering mendapatkan hambatan.

Nanang menjelaskan, sebelum melakukan penanaman HTI harus ada pembersihan lahan. Tapi kayu-kayu yang terkena pembersihan lahan itu sering dihambat dengan alasan pemeriksaan illegal logging. Padahal pengusaha mengantongi ijin.

GABRIEL WAHYU TITIYOGA


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Arifin Panigoro Bangun Pabrik Kertas di Merauke
Masyarakat Adat Mentawai Tolak HTI di Siberut
Lahan di Pulau Siberut Dijadikan Hutan Tanaman Industri
Disiapkan Rp 9,7 Triliun untuk Hutan Tanaman Rakyat
5,4 Juta Hektare HTR Akan Dibangun
Vila Liar di Puncak Akan Ditertibkan
Bunga Sakura Tumbuh Subuh Selorejo Malang.
Penyembunyi Noor Din M Top Dipenjara Lima Tahun
Abu Sayyaf Divonis 12 Tahun Penjara
Presiden Nilai Reboisasi Hutan Belum Berhasil
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk114475 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< December,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data