Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Menjelang Tahun Baru, Penumpang Melonjak
Minggu, 30 Desember 2007 | 23:15 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Permintaan akan moda transportasi dalam periode angkutan Natal dan Tahun Baru kali ini meningkat dibanding hari-hari biasa. Lonjakan terutama dijumpai pada perjalanan dari Jakarta ke daerah-daerah.

Menurut catatan Departemen Perhubungan, pada periode menjelang Natal saja, pada 24 Desember lalu, penumpang kereta mencapai 740.432 orang. “Lebih 16 persen dari perkiraan,” kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Departemen Perhubungan Bambang Ervan, Minggu (30/12).

Penumpang kereta terbanyak di kelas ekonomi yakni 460.783 orang. Adapun kelas bisnis 149.482 orang dan eksekutif 130.167 orang. Sebelumnya, pada 23 Desember 2007 penumpang kereta api 629.286 orang dan sehari sebelumnya 506.158 orang.

Lonjakan penumpang juga dijumpai pada angkutan penyeberangan. Dalam periode Natal dan Tahun Baru, tercatat 118.847 orang yang menyeberang di 14 lintas penyeberangan. Selain itu juga 13.428 sepeda motor dan 18.929 kendaraan roda empat atau lebih. Keseluruhan penumpang itu dilayani 141 unit kapal roro dengan 814 trip.

Transportasi udara tak luput juga dari lonjakan permintaan. Maskapai penerbangan Adam Air misalnya. “Naik 15 persen dari hari normal,” kata Direktur Komunikasi Adam Air Danke Drajat. Tingkat keterisian penumpang (load factor) Adam Air mencapai 100 persen.

Demikian juga dengan maskapai Mandala Airlines. “Load factor di atas 80 persen,” kata Head of Corporate Comunication Mandala Airlines Trisia Megawati. Tujuan (destination) yang permintaannya melonjak pada transportasi udara relatif seragam di kedua maskapai itu yakni dari Jakarta ke Denpasar, Yogyakarta, Surabaya, Maskasar, dan Medan.

Lonjakan penumpang itu juga mengimbas pada permintaan akan hotel atau penginapan. Menurut Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), hotel-hotel di daerah wisata saat ini sudah hampir penuh. “Di Bali dan Bandung tingkat hunian mencapai 95 persen,” ujarnya. Harun Mahbub


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Musim Libur, Penumpang Pesawat Udara Meningkat
Natal, Sejumlah Toko di Jakarta Tutup
Ratusan Polisi Jaga Gereja Katedral
Ribuan Umat Katolik Padati Gereja Katedral Jakarta
Misa Malam Natal di Depok Aman
1.900 Polisi Tangerang Amankan Natal
90 Gereja di Kota Bekasi Akan Disterilisasi
Harga Tiket Kereta Api Naik
Solo Buat Pohon Natal dari Barang Bekas
Penerbangan Antarkota di Jawa Timur Mulai 2007
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk114479 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

BLT Bojonegoro Dicairkan Besok
Pasangan Karsa Unggul di Jombang
Gubernur Tak Percayai Hasil Quick Count
Kasus Alih Kawasan BSD Diselidiki
Dada Janji Bangun Stadion Persib

<< December,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data