Bursa Indonesia Jagokan Sektor Tambang dan Infrastruktur Topang IHSG

Rabu, 02 Januari 2008 | 14:26 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Bursa Efek Indonesia (BEI) masih menjagokan saham-saham sektor pertambangan dan infrastruktur sebagai penopang penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tahun 2008 ini.

"Karena harga komoditas diperkirakan masih bagus tahun ini," kata Direktur Utama BEI, Erry Firmansyah, seusai peresmian pembukaan perdagangan saham oleh Presiden RI, Rabu (2/1).

Menurut Erry, saham-saham sektor consumer goods juga cukup signifikan untuk ikut menopang peningkatan IHSG. "Saham consumer product juga bagus karena konsumsi diperkirakan akan meningkat tahun ini," ujarnya.

Selain itu, Erry optimis komposisi antara investor asing dan lokal di bursa akan berimbang tahun ini. "Karena pasar masih membutuhkan support asing, jadi kami berharap komposisi 50:50 bisa bertahan hingga akhir 2008," tutur dia.

Harapan itu senada dengan ucapan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, bahwa pertumbuhan ekonomi 2008 akan ditopang pembangunan infrastruktur. Apalagi pemerintah berencana menggenjot pembangunan infrastruktur di Indonesia mulai tahun 2008 hingga 2010. Dengan rencana itu, pemerintah optimistis indeks tahun 2008 akan tumbuh minimal 30 persen.

Wahyudin Fahmi

Topik :

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :