Pangsa Pasar Tekstil Domestik Ambruk

Rabu, 02 Januari 2008 | 17:23 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pangsa pasar tekstil domestik sepanjang tahun 2007 hanya tercatat 22 persen. Pangsa pasar mengalami penurunan drastis dari pencapaian tahun 2006 sekitar 40 persen.

"Penjualan produk lokal di pasar domestik turun 42,9 persen," ujar Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Benny Soetrisno, dalam konferensi pers Kinerja Industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) dan Proyeksi 2008, Jakarta (2/1).

Penjualan produk lokal di pasar domestik menjadi ironis dibandingkan pertumbuhan konsumsi garmen di pasar domestik yang naik 20 persen. Konsumsi garmen di pasar domestik tahun 2007 menjadi 1,22 juta ton sementara tahun 2006 tercatat sebanyak 1,016 juta ton.

Menurut Benny, persoalan impor tekstil ilegal menjadi momok yang melemahkan industri tekstil nasional. Dari konsumsi garmen tahun 2007 sebanyak 1,22 juta ton, produsen lokal hanya menyumbang 270 ribu ton. Sebanyak 88 ribu ton berasal dari impor legal. "Sisanya sebanyak 862 ribu ton atau 70 persen itu tak diketahui asalnya, kemungkinan dari impor ilegal," ujarnya.

l Yuliawati

Topik :

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :