Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Peningkatan Produksi Migas Andalkan Lapangan Baru
Rabu, 02 Januari 2008 | 17:27 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah mengandalkan sejumlah lapangan baru untuk meningkatkan produksi minyak dan gas tahun ini. Badan Pelaksana Hulu Kegiatan Minyak dan Gas (BP Migas) memperkirakan produksi tahun ini lebih baik dibandingkan tahun lalu.

Kepala BP Migas, Kardaya Warnika mengatakan pada Januari dan Februari ada tambahan produksi dari lapangan di selat Madura yang dikelola Hess dan Santos, lapangan di Sumatera dan lapangan milik Chevron. "Produsen terbesar Chevron sudah bisa menekan pengurangan produksinya," kata Kardaya di Departemen ESDM, Jakarta, Rabu (2/1).

Target produksi minyak untuk tahun ini sebesar 1,034 juta barel per hari.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro mengatakan optimis ada peningkatan produksi migas tahun ini, karena aturan insentif migas berupa pembebasan fiskal dari Menteri Keuangan telah keluar. "Peningkatan produksi migas masih ada kendala eksternal, dari Departemen Kehutanan belum selesai. Tapi fiskal selesai. Jadi kami optimis," ujarnya.

l Nieke Indrietta

Dari Arsip Majalah TEMPO
Besar Pasak daripada Tiang | 28 Maret 2005
Memuntir Harga Minyak Impor | 21 Maret 2005
Memburu Emas Hitam | 14 Maret 2005
Adu Gertak di Ambalat | 14 Maret 2005
Bertaruh di Ambalat | 14 Maret 2005
Tersandung Tanker Sekongkol | 14 Maret 2005
Adu Tangguh untuk Siapa | 07 Maret 2005
Minyak | 07 Maret 2005
Kecil-kecil Jadi Rebutan | 21 Pebruari 2005
Bisnis Sepekan | 14 Pebruari 2005
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

BNP Fasilitasi Kebutuhan Dana Blok Cepu
Asumsi Harga Minyak Akan Konservatif
Harga Minyak Mentah Hampir US$ 100 per Barel
Harga Minyak Diproyeksi Turun Pada Kuartal Pertama 2008
Kondisi Timur Tengah Terus Dorong Lonjakan Harga Minyak
Lonjakan Harga Minyak Bisa Picu Inflasi
Pengadaan Tabung Gas 2008 Diminta Tanpa Impor
Presiden Yudhoyono Cemas Harga Minyak Tembus US$ 100 per Barel
Bagi Hasil Migas Musibanyuasin Turun
Pemerintah Dinilai Tanpa Perencanaan
> selengkapnya...

Referensi

UU RI No. 22 Tahun 2001 Tentang Migas

Website

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk114622 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Djoko Suprapto Masih Jalani Pemeriksaan
BLT Bojonegoro Dicairkan Besok
Pasangan Karsa Unggul di Jombang
Gubernur Tak Percayai Hasil Quick Count
Kasus Alih Kawasan BSD Diselidiki

<< January,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data