Penjualan Elektronik Bakal Tumbuh 20 Persen

Rabu, 02 Januari 2008 | 19:24 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Asosiasi produsen elektronik mentargetkan pertumbuhan penjualan produk elektronika pada 2008 sebesar 20 persen. Target tersebut jauh melampaui proyeksi pertumbuhan penjualan produk elektronika Departemen Perindustrian 10,8 persen.

"Kami pasang target optimis karena tahun lalu pertumbuhan mencapai 15 persen, dari target awal 8-10 persen," ujar Sekretaris Jenderal Electronics Marketer Club (EMC) Handojo Soetanto kepada Tempo. Hingga akhir November 2007, EMC mencatat penjualan elektronik dalam negeri sebesar Rp 13,6 triliun dan hingga akhir tahun diperkirakan Rp 14 triliun.

Pertumbuhan penjualan, kata Handojo, bisa dicapai jika tak ada kenaikan bahan bakar minyak subsidi. "Bila diterapkan kenaikan BBM, maka penurunan penjualan minimal 30 persen," tutur Handojo. Penjualan produk elektronik turun 30 persen terjadi saat kenaikan bahan bakar pada Oktober 2005. Penjualan kembali normal setelah masa 12-15 bulan.

Menurut Handojo, pada 2008 pasar elektronik akan tumbuh pesat di luar Jawa. Saat ini, pasar elektronika di luar Jawa semakin membesar. Pada 2006 Jawa mendominasi pasar elektronik sebesar 60 persen. Sedangkan pada tahun lalu pasar Jawa sekitar 55-57 persen. "Harga produk komoditas meningkatkan daya beli konsumen di luar Jawa," ujarnya.

Jenis elektronik yang banyak terjual adalah televisi, lemari es (kulkas) dan pendingan ruangan (AC). "Investor lebih mengarahkan investasi untuk produk itu," kata Handojo.

Dia mengatakan, pasar televisi plasma ukuran 21-29 inchi, katanya akan semakin kuat. "Penjualan televisi plasma pada tahun ini akan menembus angka 100 ribu unit," kata Handojo. Penjualan televisi plasma 2007 diperkirakan mencapai 70 ribu unit, melampaui penjualan tahun 2006 yang tercatat 33 ribu unit.

YULIAWATI






Komentar Anda

Kirim