Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Minyak Mentah Sentuh Harga US$ 100 Per Barel
Kamis, 03 Januari 2008 | 13:05 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Untuk pertama kalinya, minyak mentah menyentuh harga US$ 100 per barel pada perdagangan di New York Mercantile Exchange kemarin (2/1).

Kekerasan di Nigeria, Algeria, dan Pakistan serta melemahnya nilai mata uang dolar Amerika Serikat menjadi pemicu kenaikan harga tersebut.

Akibatnya, harga saham di lantai bursa New York menurun. Indeks Dow Jones turun 220,86 poin (1,67 persen) ke level 13.043,96. Nasdaq turun 42,65 poin (1,61 persen) di posisi 2.609,63. Indeks S&P 500 turun 21,20 (1,44 persen) ke level 1.447,16.

Negara produsen minyak yang tergabung dalam OPEC menyalahkan para spekulator yang mendorong kenaikan harga minyak ini. Mereka sependapat persediaan minyak masih memenuhi permintaan pasar untuk tahun ini.

Presiden AS George W Bush mengatakan ia tidak akan mengeluarkan kebijakan Strategic Petroleum Reserve (SPR) untuk menurunkan harga minyak. "Presiden tidak akan menggunakan SPR untuk memanipulasi harga minyak," ujar juru bicara White House Dana Perino seperti dikutip BBC kemarin. Karena SPR tidak akan membuat banyak perubahan untuk menurunkan harga tersebut.

Beberapa pelaku pasar percaya harga minyak akan semakin mahal dalam waktu dekat. "US$ 100 per barel hanyalah sebuah permulaan," ujar Zachary Oxman, senior trader dari Wisdom Financial, California.

Ia menambahkan pasar akan melihat kenaikan harga minyak dan emas yang luar biasa pada tahun ini.

BBC I Sorta

Dari Arsip Majalah TEMPO
Harga Minyak, Bukan Sekadar Asumsi APBN | 11 April 2005
Jika Anggaran Tersedak Minyak  | 08 Desember 1998
Bisnis Sepekan | 10 Januari 2005
Dihantui Minyak dan Badai | 15 November 2004
Bisnis Sepekan | 18 Oktober 2004
Misteri Voucer Saddam Hussein | 18 Oktober 2004
Formula di Belakang Nol Koma | 18 Oktober 2004
Bisnis Sepekan | 11 Oktober 2004
Anggaran Masih Aman  | 07 Juni 2004
Mengandangkan Pertamina ke Kebon Sirih  | 07 Juni 2004
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Harga Minyak Turun Tembus Di Bawah US$ 90
Asumsi Harga Minyak Akan Konservatif
Harga Minyak Kembali Tembus US$ 98
Harga Minyak Terus Cetak Rekor Tertinggi
Presiden Panggil Menko Perekonomian Dan Menteri Energi
BI Ingatkan Potensi Penyelundupan Minyak
Harga Minyak Mulai Turun
Kalla: Kenaikan Harga Minyak Dunia Masih Aman
Turki Siap Lakukan Serangan Militer ke Irak
Harga Minyak Tembus 88 Dolar
> selengkapnya...

Website

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)
PT Pertamina

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk114682 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< January,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data