Separuh Produk Sayuran dan Buah Masih Impor
Senin, 07 Januari 2008 | 19:59 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Indonesia masih mengimpor lebih dari 50 persen produk holtikultura jenis sayuran dan buah. Padahal prduksi sayuran dan buah nasional cukup untuk kebutuhan dalam negeri. Tapi sayangnya volume ekspor produk ini masih lebih kecil dari impor.
Direktur Jenderal Hortikultura Departemen Pertanian, Achmad Dimyati, mengatakan kualitas produk sayuran dan buah dalam negeri perlu diperbaiki agar dilirik masyarakat. Bila kualitasnya sudah baik maka harganya bisa bersaing dengan produk impor.
“Kami akan berupaya meningkatkan kualitas produk sayuran dan buah nasional,” kata Achmad di Jakata hari ini. Untuk meningkatkan ekspor, Indonesia harus melakukan negosiasi dengan negara pengimpor, seperti Cina, Taiwan, Australia, Singapura, dan negera-negara di Timur Tengah.
GABRIEL WAHYU TITIYOGA





