Instalasi Air Minum Ditargetkan 50 Persen
Selasa, 08 Januari 2008 | 17:33 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Kepala Badan Pendukung Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum Departemen Pekerjaan Umum, Rahmat Karnadi,mengatakan pemerintah akan meningkatkan target instalasi air minum nasional hingga akhir 2009 menjadi 50 persen.
Sebelumnya pemerintah hanya menargetkan 30 persen sambungan di kota dan desa. "Presiden minta percepatan pembangunan air minum dengan segala aspek," kata Rahmat usai mengikuti rapat koordinasi terbatas di Departemen Pekerjaan Umum, Selasa (8/1).
Saat ini, kata dia, rata-rata sambungan air minum desa dan kota masih kurang dari 20 persen. "Sambungan kota 45 persen dan desa baru 9 persen," kata dia. Setiap tahun, pemerintah menargetkan penambahan sambungan sebanyak 30 meter kubik per detik. “Tapi jumlah itu baru meningkatkan sambungan sebesar 20 persen,” kata Rahmat.
Dalam rapat terbatas yang dihadiri para menteri Kabinet Indonesia Bersatu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang memimpin langsung rapat itu meminta agar kelangkaan air minum di beberapa daerah segera diselesaikan. "(Kelangkaan) ini tidak baik karena menyangkut aspek kesehatan," kata presiden.
RIEKA RAHADIANA
TOPIK
Komentar Anda
- fokus target pelayanan
Target peningkatan pelayanan air minum sebaiknya difokuskan pada daerah-daerah yang memang mengalami kesulitan air. Memang, lebih banyak yang mengalami kesulitan air adalah daerah-daerah yang menjadi tempat bermukim masyarakat berpenghasilan rendah, sehingga diperlukan satu kebijakan dari pemerintah tentang subsidi yang harus diberikan kepada masyarakat tersebut.
Pengirim : Sentot P Wijayanto di jakarta selatan





