|
Minyak Mentah Turun Dibawah US$ 96 per Barel
Kamis, 10 Januari 2008 | 09:23 WIB
TEMPO Interaktif, New York:
Harga minyak mentah hari ini diperdagangkan di bawah level US$ 96 per barel di New York setelah sempat turun kemarin akibat lonjakan suplai di Amerika Serikat.
Adanya spekulasi perlambatan ekonomi yang menekan permintaan energi turut pula menurunkan harga minyak tersebut.
Departemen Energi Amerika Serikat kemarin melaporkan stok minyak yang dimiliki saat ini naik 5,22 juta barel menjadi 213,1 juta barel. Ini volume terbesar setelah Desember 2006.
Presiden Excel Futures Inorporated Mark Waggoner menyebutkan saat ini sudah memasuki masa reses. "Dimana permintaan masyarakat tidak akan terlalu tinggi, terlebih jika resesi terjadi secara global," katanya seperti dikutip dari Bloomberg, Kamis (10/1).
Untuk pengantaran Februari, harga minyak mentah diperdagangkan sebesar US$ 95,5 per barel, atau turun 17 sen. Hal ini tercatat di Bursa Berjangka New York Mercantile Exchange pada 10.54 waktu Sydney.
Kemarin, harga minyak diperdagangkan US$ 95,67 per barel. Di sesi perdagangan sebelumnya, harga sempat melonjak menjadi US$ 97,97 per barel karena ada laporan stok minyak Amerika Serikat turun hingga melampaui level terendah sejak Oktober 2004.
RR Ariyani
INDEKS BERITA LAINNYA :
|