Cina Larang Konsumsi dan Produksi Kantong Plastik

Kamis, 10 Januari 2008 | 09:33 WIB

TEMPO Interaktif, Beijing:
Mulai 1 Juni tahun ini, pemerintah Cina melarang pertokoan untuk membagikan kantong plastik kepada pelanggannya. Produksi kantong plastik yang sangat tipis juga dilarang.

Sebaliknya, pemerintah mendorong masyarakat untuk diantaranya kembali menggunakan kantong kain dan keranjang untuk keperluan belanja.

Hal ini tercantum dalam peraturan pemerintah yang berangkat dari komitmen untuk menghilangkan polusi yang mengancam kesehatan kota, pertanian dan pengairan kota.

Regulasi tertanggal 31 Desember 2007 dan diumumkan di situs pemerintah Selasa lalu itu juga mendorong warga untuk mendaur ulang plastik dengan cara membakar atau memendam dalam tanah.

"Kantong belanja pastik itu mengharuskan daur ulang yang tidak efisien, menimbulkan masalah energi dan sumber daya alam dan lingkungan yang serius," kata pemerintah dalam pengumuman itu.

Aturan itu juga melarang bisnis mulai dari industri manufaktur, penjualan dan pemakaian plastik yang ketebalannya kurang dari 0,025 milimeter.

Direktur Forum Lingkungan Cina di Woodrow Wilson Center, Jennifer Turner menilai limbah solid Cina sudah di dalam level krisis. "Penggunaan lahan terus naik dan seluruhnya akan terpakai dalam waktu 13 tahun ke depan. Jadi pelarangan ini akan mengedukasi masyarakat atas masalah lingkungan negara yang tengah dialami," tuturnya.


AP|CHINA DAILY|BBC NEWS|RR ARIYANI

Topik :

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :