|
Obligasi Global Indonesia Tawarkan Imbal Hasil Tertinggi
Kamis, 10 Januari 2008 | 18:27 WIB
TEMPO Interaktif, Hong Kong:
Pemerintah Indonesia akan menawarkan kepada investor obligasi dolar Amerika Serikat dengan yield atau imbal hasil tertinggi sejak 2 tahun terakhir. Langkah ini didorong oleh kekhawatiran terjadinya perlambatan perekonomian AS sehingga menurunkan permintaan obligasi dari pasar negara berkembang (emerging market).
Pemerintah Indonesia, menurut empat sumber Bloomberg yang mengenali transaksi ini, sedang mencari harga yang tepat untuk obligasi global yang bertenor 10 tahun dengan yield 6,95 persen dan 30 tahun dengan yield 7,75 persen. Rencananya, pemerintah akan menerbitkan obligasi ini senilai US$ 1,5 miliar dan US$ 2 miliar.
Obligasi global yang akan dikeluarkan pertama kali untuk tahun ini di Asia Tenggara akan memancing peningkatan biaya pinjaman negara lainnya yang berencana menjual utangnya.
“Penetapan harganya tampak wajar. Tapi dengan fakta obligasi negara Asia dengan yield tinggi terus berjatuhan setiap hari tahun ini, investor harus menyiapkan diri untuk menahan obligasi itu untuk beberapa saat sebelum menghasilkan uang,” ujar Lawrence Koo, Direktur Perdagangan Kredit Tribridge Investment Partner Ltd, Hongkong.
Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Departemen Keuangan Rahmat Waluyanto belum dapat dihubungi untuk menanggapi hal ini.
Barclays Capital, HSBC Holdings Plc, dan Lehman Brothers Holdings akan menjadi penjamin emisi obligasi global terbesar yang pernah dilepas pemerintah sejak Maret 2006.
“Pelan namun pasti, surplus utama pemerintah pusat dan rendahnya beban bunga akan menurunkan utang pemerintah menjadi sekitar 40 persen dari PDB (produk domestik bruto) pada 2008, dan menurunkan lebih dari 100 persen sejak 2000,” ungkap Sani Hamid, analis dari Standard and Poor's (S&P's) Singapore, seperti dikutip oleh Bloomberg hari ini (10/1).
Sebelumnya, utang Indonesia mendapat peringkat BB- dari S&P's dan Fitchs Rating. Sementara Moody's memberi peringkat Ba3.
l SORTA TOBING
INDEKS BERITA LAINNYA :
|