|
Penerbangan Jakarta-Abu Dhabi Laris
Jum'at, 11 Januari 2008 | 21:09 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Tingkat keterisian penumpang (load factor) pesawat jurusan Jakarta-Abu Dhabi di awal tahun 2008 ini cukup tinggi.
Menurut catatan Etihad Airways-maskapai Uni Emirat Arab- selama kurun waktu 3-5 Januari 2008, load factor jurusan itu pulang-pergi mencapai lebih dari 90 persen.
"Kami sediakan berbagai layanan unggulan," kata Country Manager Etihad Airways Indonesia Robert Douglas, dalam siaran pers, Jumat (11/1).
Etihad menyediakan layanan terbang Jakarta-Abu Dhabi setiap hari dengan pesawat Boeing 777-300. Dari Jakarta berangkat pukul 16.15 WIB dan dari Abu Dhabi berangkat pukul 21.45 waktu setempat. Penerbangan rute itu langsung (direct flight) dan tidak melalui transit.
Selain rute ke Jakarta, pada periode awal tahun ini load factor penerbangan Etihad di seluruh jaringan terbangnya cukup tinggi mencapai rata-rata 88 persen. Total penumpang yang diangkut hampir 19 ribu setiap hari.
Chief Executive Etihad Airways James Hogan mengatakan permintaan yang kuat untuk penerbangan selama masa liburan memang tinggi. "Namun pada hari-hari pertama tahun baru ini sangatlah fenomenal," ujarnya.
Rute dengan kinerja terbaik termasuk yang baru-baru ini dibuka, seperti Singapura, Brisbane dan Sydney dengan load factor 96 persen.
Selain itu, penerbangan ke Bangkok, Dublin, Brussels, dan Manchester membukukan keterisian penumpang di atas 90 persen. Adapun New York meraih 89 persen dan Toronto meraih 87 persen.
Tujuan-tujuan yang paling digemari di Timur Tengah dan Afrika termasuk Johannesburg, Damascus, dan Amman yang mencapai load factor masing-masing sebesar 92 persen, 77 persen, dan 79 persen. Harun Mahbub
INDEKS BERITA LAINNYA :
|