Anak Usaha Kereta Api Selesai Dibentuk Bulan Ini
Senin, 14 Januari 2008 | 14:06 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pembentukan anak perusahaan layanan transportasi kereta api Sumatera Selatan dan PT Bukit Asam serta kereta listrik Jabodetabek akan selesai dalam 1 hingga 2 bulan ini. Langkah ini adalah rencana pemerintah untuk melakukan pemisahan (spin off) pengelolaan kereta api di kedua wilayah tersebut.
Menteri Perhubungan Jusman Syafeii Jamal berjanji spin off akan dilakukan secepatnya mulai bulan ini atau bulan depan. "Tidak akan sampai tahun depan," kata Jusman seusai rapat koordinasi dengan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara dan Menteri Koordinator Perekonomian di Jakarta.
Dia menjelaskan anak usaha ini akan tetap di bawah pengelolaan PT Kereta Api Indonesia dan tidak dikeluarkan sebagai perusahaan tersendiri. Selain itu, hasil rapat koordinasi siang tadi juga memutuskan akan membentuk tim nasional untuk revitalisasi kereta api. "Untuk mempercepat langkah tersebut, salah satunya dengan penyelesaian PP (Peraturan Pemerintah) paling lambat 9 Maret nanti," kata Jusman.
Dari Peraturan Pemerintah tersebut selanjutnya akan dibuat peraturan yang lebih prinsip, seperti Public Service Obligation (PSO). Untuk pendanaan, kata Jusman, belum ada perinciannya untuk dua wilayah itu. Namun program revitalisasi kereta api di seluruh Indonesia masih tetap membutuhkan dana Rp 19,3 triliun. Program ini akan dimulai pada 2008 sampai 2010 mencakup revitalisasi kereta api di Jawa dan Sumatera.
Spin off ini, menurutnya, merupakan pelaksanaan undang-undang yang menyatakan akan meningkatkan partisipasi swasta dalam pelayanaan kereta api. "Selain itu, spin off juga menjadikan (layanan kereta api) lebih accountable," tambahnya.
Sorta Tobing
Topik :




Komentar Anda :