close

Dharmasraya Akan Bangun Bandara Rp 400 miliar

Senin, 14 Januari 2008 | 19:24 WIB

TEMPO Interaktif, PADANG:
Pemerintah akan membangun bandara baru untuk penerbangan domestik di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat senilai Rp 400 miliar. Lokasi bandara ini tepatnya berada di Kenagarian Siguntur, Kecamatan Pulau Punjung, tak jauh dari Sungai Batang Hari. Studi kelayakan proyek ini sudah selesai akhir 2007.

Kepala Dinas Perhubungan dan Pariwisata Kabupaten Dharmasraya, A. Ghani, mengatakan kebutuhan dana itu akan diambil dari anggaran pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Proyek sudah masuk tahap sosialisasi dan presentasi hasil studi di Departemen Perhubungan. Setelah itu tinggal menunggu persetujuan departemen itu dan Gubenur Sumatera Barat.

Bandara ini dibangun karena jauhnya jarak antara Dharmasraya ke Padang yang mencapai sekitar 300 kilo meter atau enam jam perjalanan darat. Jarak inilah yang menjadi faktor utama kendala investasi di Dharmasraya. “Kehadiran bandara ini diharapkan dapat meningkatkan kegiatan perkebunan, pertambangan, dan pariwisata,” kata Ghani hari ini.

Febrianti

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Topik :

Komentar Anda [3] :

  • Sukses

    moga sukses dalam pembangunan dan akan menjadi kabupaten yang terbaik.ok

  • Semoga tak menjadi isu belaka

    Pembangunan bandara dharmasraya, mungkin sangat menunjang kemajuan dari pada kabupaten baru ini, pasalnya akses untuk ke kabupaten ini masih kurang...semoga program ini tidak menjadi isu belaka...tapi harus segerah di sosialisasikan

    by mutiara-net.blogspot.com

  • Bagus

    wah, syukurlah kalau begitu, semoga bisa secepatnya membangun dharmasraya lebih cepat. tapi awas jangan sampai ada korupsi pula dalam proyek tersebut. gak diberkahi Allah gitu loh

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan