Kerugian Akibat Pestisida Palsu Rp 1 Triliun

Senin, 14 Januari 2008 | 19:27 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Industri pestisida nasional rugi Rp 1 triliun per tahun akibat maraknya peredaran pestisida palsu. Ketua Umum Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan, Bambang Sumaryanto, mengatakan kerugian itu 20 persen dari total nilai penggunaan pestisida di Indonesia yang mencapai Rp 5 triliun per tahun.

Menurut Sekretaris Jenderal Asosiasi Industri Pelindungan Tanaman atau Croplife Indonesia, Midzon Johannis, dari 1.500 merek pestisida terdaftar, sekitar 15-20 persen diantaranya adalah palsu.

"Pestisida yang dipalsukan itu umumnya populer di kalangan petani," kata dia hari ini. Sementara petani sendiri kesulitan membedakan pestisida asli dan palsu. Petani yang mendapatkan pestisida palsu tentu sangat dirugikan.

Manajer Pelayanan Produk PT Syngenta Indonesia, Didik Tricahyono, menilai lemahnya pengawasan menyebabkan peredaran pestisida palsu makin marak. "Bahkan ada importir yang sengaja memasukkan pestisida ilegal karena harganya lebih murah," kata Didik.

GABRIEL WAHYU TITIYOGA

Topik :

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :