Industri Manufaktur Butuh Teknologi Informasi
Selasa, 15 Januari 2008 | 16:42 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Industri manufaktur dinilai kurang menggunakan teknologi informasi untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Beberapa perusahaan sudah menggunakan berbagai strategi termasuk penggunaan teknologi informasi, tapi belum terintegrasi dengan baik.
"Efisiensi sangat dibutuhkan untuk menghindari membanjirnya produk dari luar, khususnya Cina," kata Pengamat Ekonomi dari Universitas Indonesia Ari Kuncoro dalam seminar nasional “Peningkatan produktivitas dan Efisiensi Dalam Industri manufaktur” di Hotel Gran Melia, Jakarta. Acara ini digelar oleh PT Lintasarta bekerjasama dengan Tempo Grup.
Ia menjelaskan, perkembangan industri manufaktur di Indonesia di bawah target pertumbuhan industri nasional karena kurang dalam penggunaan teknologi. Padahal persaingan global semakin ketat.
Munawaroh





