Pemerintah Rehabilitasi Saluran Irigasi di Berbagai Daerah

Selasa, 15 Januari 2008 | 19:37 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah akan memfokuskan pengembangan dan rehabilitasi saluran irigasi serta banjir di provinsi-provinsi penyangga ketahanan pangan. Langkah ini merupakan bagian dari pelaksanaan instruksi Presiden untuk memperioritaskan pengembangan infrastruktur pertanian.

"Provinsi tersebut antara lain Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sumatera Barat dan Sumatera Utara," kata Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto setelah rapat kabinet terbatas dengan Presiden dan Wakil Presiden di Departemen Pertanian, Selasa (15/1).

Pemilihan provinsi-provinsi itu berdasarkan pada besarnya kontribusi terhadap produksi beras nasional. "Sebenarnya semua provinsi dapat bagian, tapi yang paling besar ke provinsi yang menjadi lumbung padi nasional," ujar Djoko.

Menurut dia, pengembangan dan rehabilitasi jaringan irigasi ini dipastikan tidak bisa selesai dalam waktu satu tahun seperti yang diinginkan Menteri Pertanian. Alasannya, selain dana tahunan tidak akan mencukupi, waktu yang dibutuhkan untuk program ini cukup panjang.

Menurut Djoko, pengembangan dan rehabilitasi jaringan irigasi serta pengendalian banjir baru akan kelar pada 2009. Saat ini jaringan irigasi yang tersedia adalah sebesar 6,7 juta hektar, dimana sekitar 1,5 juta hektar rusak dan masuk dalam program rehabilitasi.

WAHYUDIN FAHMI






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: