Penggunaan Kartu Tol Elektronik Ditargetkan Juni

Selasa, 15 Januari 2008 | 19:42 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Kartu tol elekronik atau electronic toll collection (ETC) ditargetkan mulai dioperasikan pada Juni nanti. Sementara operator jalan tol yang akan mengoperasikan kartu ini bertambah dari tiga perusahaan menjadi lima perusahaan.

Anggota Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Departemen Pekerjaan Umum, Rudi Hermawan, mengatakan para operator yang terlibat dalam pengoperasian kartu ini masih menggodok rencana tender ETC. Sedangkan BPJT sendiri tengah menyelesaikan standarisasi ETC.

"Pembuatan standar dan persiapan tender dikerjakan simultan. Kejar-kejaran," kata Rudi di Jakarta hari ini. Dalam tender ini biaya administrasi akan diambil dari selisih penghematan yang didapat investor dari penerapan ETC atau floating fund.

Besarnya sekitar 3 persen, tapi bisa juga 2 persen. “Tergantung banyaknya transaksi," ujarnya. Sedangkan operator jalan tol yang akan terlibat adalah PT Jasa Marga Tbk., PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk., dan PT Marga Mandala Sakti, PT Bintaro Serpong Damai, dan PT Margabumi Matraraya.

Direktur Utama Jasa Marga, Frans Sunito, mengatakan biaya administrasi akan diambil dari floating fund. "Diambil dari dana mengendap," kata dia. Dana ini didapat dari dana tak terpakai oleh konsumen karena kartu hilang atau "pulsa" tak terpakai.

Besarnya dana itu antara 1-10 persen dari nilai transaksi. Frans juga mengatakan, dalam tender ulang ini operator akan menandingkan sistem kartu, peralatan, dan tawaran komersial yang diberikan bank dan rekanannya kepada operator jalan tol.

RIEKA RAHADIANA

Topik :

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :