Arta Prima Finance Berencana Terbitkan Obligasi
Jum'at, 18 Januari 2008 | 04:33 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Perusahaan pembiayaan kendaraan niaga, PT Artha Prima Finance akan menerbitkan obligasi senilai Rp 300 miliar untuk untuk pembiayaan kredit tahun ini sebesar Rp 678 miliar bila tidak mendapat tambahan dana dari bank-bank yang menjadi rekanannya.
"Saat ini kami sudah memegang komitmen dari 15 bank senilai Rp 400 miliar untuk pembiayaan kredit tahun ini, tapi masih kurang dari target kami sebesar Rp 678 miliar," kata Presiden Direktur PT Artha Prima Finance, Budi Sunardi, Kamis (17/1) di Jakarta.
Ia mengatakan sisa dana yang masih dibutuhkan, masih akan diusahakan untuk didapat dari pinjaman bank, dan bila masih tidak mencukupi baru perusahaan akan menerbitkan obligasi.
"Keputusan untuk mengeluarkan obligasi atau tidaknya sekitar bulan Maret nanti" kata Budi.
Dalam rencananya mengeluarkan obligasi, perusahaan, kata Budi telah mendapat penilaian dari Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia dengan nilai sangat baik.
Pertumbuhan portfolio Arta Prima tahun lalu mengalami peningkatan sebesar 64,85 persen dibanding tahun 2006. Penjualan kendaraan roda empat tahun lalu, yang 99 persennya merupakan mobil bekas, mencapai Rp 459,6 miliar, melebihi target perusahaan yaitu Rp 451 miliar.
"Sukses tersebut membuat laba bersih perusahaan naik 7,86 persen menjadi Rp 8,8 miliar" kata Budi.
Tahun ini perusahaan mentargetkan laba bersih meningkat menjadi Rp 14,3 miliar. Nilai ekuitas perusahaan tahun lalu Rp 37 miliar, dan dalam 3 tahun ke depan perusahaan optimis ekuitasnya bisa mencapai Rp 100 miliar.
Mengenai kemungkinan terjadinya kredit macet (non performing loan/NPL), Budi mengatakan untuk tahun ini jumlahnya tak jauh berbeda dengan keadaan tahun lalu yang sebesar 0,9 persen.
Mengenai rencana untuk 'go public', Budi mengatakan saat ini perusahaan belum berpikir ke arah sana.
l Ari Astri Yunita





