Menteri Keuangan Keluhkan Pembebasan Bea Masuk
Senin, 21 Januari 2008 | 21:05 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengeluhkan banyaknya produk impor yang minta dibebaskan dari bea masuk. "Banyak bea masuk dibebaskan, tentu akan ada implikasinya dari sisi anggaran," ujarnya, Senin (21/1).
Menurut dia, jika semua permintaan pembebasan bea masuk dikabulkan akan menambah defisit anggaran negara. Sri Mulyani meminta adanya strategi terkait kebijakan tersebut.
"Harus jelas apa yang disebut fasilitas indutri untuk pengembangan lebih lanjut. Dan, kalau untuk konsumsi adalah menciptakan stabilitas harga," kata Sri Mulyani.
Dia mengungkapkan, anggaran sebesar Rp 3 triliun untuk subsidi bea masuk bakal kurang. Pemerintah akan mengkaji pasal-pasal pada Undang-Undang Kepabeanan yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan insentif industri dan konsumen.
Sebelumnya, pemerintah membebaskan bea masuk kedelai dari 10 persen menjadi nol persen. Kebijakan itu dibuat akibat lonjakan harga kedelai hingga 100 persen.
AGUS SUPRIYANTO




Komentar Anda :