Perluasan Lahan Pertanian Harus Serentak
Kamis, 24 Januari 2008 | 19:49 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Indonesia harus memperluas lahan pertanian agar kebutuhan pangan dalam negeri terpenuhi. Perluasan lahan itu perlu dilakukan serentak agar tidak terjadi kesenjangan komoditi pangan.
"Lahan padi, jagung, dan kedelai perlu diperluas, namun tidak bisa satu-satu," ujar Ketua Dewan Pertimbangan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Siswono Yudo Husodo, di Jakarta hari ini.
Jika perluasan lahan pertanian hanya dilakukan pada satu komoditi, maka akan mengokupasi lahan pertanian komoditi pangan lain. "Misalnya kedelai diperluas, jagung tidak, nanti lahan jagung bisa terkena," kata Siswono. Indonesia bisa swasembada pangan jika pemerintah memperhatikan ini. "Tidak perlu kita impor bahan pangan," ujarnya.
Naiknya harga bahan pangan seperti kedelai dan jagung merupakan momentum yang tepat bagi petani untuk kembali menanam komoditi yang sebelumnya dianggap tidak menguntungkan. "Sampai 1986 kita bisa swasembada kedelai, produksinya sampai 1,8 juta ton, luas lahannya 1,4 juta hektare," kata dia.
GABRIEL WAHYU TITIYOGA





