Penawaran Saham BNI Naik 20 Persen

Kamis, 24 Januari 2008 | 20:36 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah menaikkan penawaran saham PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BNI) dari 10 persen menjadi 20 persen. Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Sofyan Djalil menyatakan bahwa saham bank pelat merah ini akan dijual secara paket (block sales) dengan mekanisme penjualan kepada mitra strategis (strategic sale).

Dalam rapat kerja dengan Komisi XI di Dewan Perwakilan Rakyat kemarin, menurut Sofyan, saham yang akan dijual termasuk saham penjatahan lebih (green shoe) sebesar 4,14 persen. "Maksimum saham yang dijual 20 persen, tapi lihat kondisi pasar dulu," katanya.

Sebelumnya, Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara berencana menjual 10 persen saham BNI. Sebanyak 3 persen adalah saham penjatahan lebih dan 7 persen merupakan saham tambahan baru.

Pelepasan saham akan menggunakan opsi penjualan kepada mitra strategis (strategic sale), yang rencananya akan dilakukan pada kuartal pertama 2008. Pemerintah mensyaratkan investor yang berminat membeli saham BNI harus memiliki rekam jejak (track record) yang baik. "Tidak asal punya duit saja dan eligible. Tapi nanti prosesnya kami tenderkan," kata Sofyan beberapa waktu lalu.

l Dewi Rina | Ari Astri | Agus Supriyanto






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: