Bank Exim China Biayai Proyek Pembangkit Listrik

Rabu, 30 Januari 2008 | 13:51 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Bank Ekspor-Impor Cina atau China Exim Bank memberikan pinjaman US$ 600 juta pada PT PLN (Persero) untuk membiayai pembangunan pembangkit listrik Suralaya dan Paiton II. Perjanjian pemberian pinjaman ini dilakukan siang ini di Departemen Keuangan Jakarta.

Sebelum menandatanggani perjanjian itu, Chairman & President China Exim Bank Li Ruogu bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla di kantor Wakil Presiden sekitar pukul 11.00 WIB.

Menurut Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) M.S. Hidayat, Wakil Presiden dalam pertemuan tersebut meminta Bank Ekspor-Impor Cina menambah pinjaman untuk membiayai proyek pembangkit listrik lainnya.

Kalla juga meminta Cina lebih banyak menggunakan komponen lokal dalam pembangunan pembangkit listrik tersebut. Dia juga mengusulkan untuk mengirim 2.000 insinyur PLN ke Cina untuk transfer teknologi.

"Nanti siang mereka akan menandatanggani loan proyek pembangkit listrik Suralaya dan Paiton II Jawa Timur, diteken di depan Menteri Keuangan," kata Hidayat mendampingi Kalla bertemu Li Ruogu.

Hidayat mengatakan, tenor pinjaman tersebut 12 tahun dengan bunga 6,4 persen.

l SUTARTO

Topik :

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :