The Fed Pangkas Suku Bunga, Dana Asing Masuk Indonesia

Sabtu, 02 Februari 2008 | 09:51 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Keputusan bank sentral Amerika Serikat atau the Federal Reserve (The Fed) menurunkan tingkat suku bunga acuan sebesar 50 basis poin menjadi 3 persen pada Rabu (30/1) lalu memicu masuknya dana asing ke pasar keuangan Indonesia.

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Budi Mulya mengatakan pada akhir Januari lalu ada kenaikan jumlah dana asing di Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan Surat Utang Negara (SUN). Penyebabnya investor di pasar keuangan mencari keuntungan yang lebih tinggi di pasar negara berkembang termasuk Indonesia akibat the Fed menurunkan suku bunga acuan.

"Pasca pengumuman the Fed, dana asing di SBI pada 31 Januari lalu meningkat, itu wajar karena investor ingin return yang lebih baik," kata Budi di gedung Bank Indonesia Jakarta, Jumat (1/1) petang.

BI mencatat dana asing di SBI pada akhir Januari 2008 meningkat menjadi Rp 26,11 triliun atau sekitar 9,6 persen dari total outstanding SBI sebesar Rp 272,182 triliun. Sedangkan pada (29/1) porsi asing di SBI hanya 7,52 persen atau Rp 20,93 triliun dari seluruh dana yang parkir di SBI.

Kepemilikan asing di SUN juga naik menjadi Rp 79,07 triliun dari Rp 77,93 triliun pada (29/1) lalu.

Seperti diberitakan, Bank Sentral Amerika Serikat kembali menurunkan tingkat suku bunga acuannya sebesar 50 basis poin menjadi 3 persen dari penurunan sebelumnya sebesar 75 basis poin seminggu lalu. The Fed mengambil langkah darurat itu sebagai reaksi atas kekhawatiran makin dekatnya resesi ekonomi dan naiknya inflasi.

Menurut the Fed, data-data terbaru mengindikasikan bahwa pasar perumahan masih tampak makin memburuk dan pasar tenaga kerja juga mulai tampak makin melambat.

Dengan demikian total penurunan bunga The Fed mencapai 125 basis poin dan merupakan keputusan The Fed yang paling agresif untuk melawan ancaman resesi.
Eko Nopiansyah

Topik :

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :