Kredit Perbankan di Solo Tumbuh 25 Persen
Minggu, 03 Februari 2008 | 08:56 WIB
TEMPO Interaktif, SOLO:
Pertumbuhan aset perbankan umum di Solo dan sekitar pada tahun 2007 lalu hampir mencapai 20 persen. Pimpinan Kantor Bank Indonesia Solo, Dewi Setyawati mengatakan di luar asset Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan perbankan syariat, asset perbankan di Solo pada 2007 mencapai Rp 18,3 triliun atau bertambah Rp 2,9 triliun dari tahun sebelumnya.
"Nilai kredit yang disalurkan juga naik sebesar Rp 2,6 triliun atau tumbuh sebesar 25 persen. Kredit yang disalurkan pada 2007 mencapai Rp 12,9 triliun, sementara tahun 2006 Rp 10,2 triliun," kata Dewi, Minggu (3/1).
Menurut Dewi, di wilayah kerjanya terdapat 49 kantor cabang perbankan umum. Kredit terbesar disalurkan untuk membiayai modal kerja yakni Rp 7,9 triliun dan kredit konsumsi Rp 3,9 triliun. Sementara kredit investasi hanya Rp 1 triliun.
Dia mengatakan sektor ekonomi usaha perdagangan, restoran dan hotel menjadi penerima kredit terbesar, mencapai Rp 4 triliun dan sektor industri Rp 3 triliun. "Namun sebagian besar kredit dari perbankan masih dinikmati masyarakat Kota Solo dibandingkan daerah di sekitarnya," ujarnya.
imron rosyid





