Pemerintah Lirik Lagi Perkebunan Kapas dan Kelapa

Selasa, 05 Februari 2008 | 19:51 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Pemerintah akan kembali megembangkan perkebunan kapas dan kelapa yang sudah lama ditinggalkan. Direktur Jenderal Perkebunan Departemen Pertanian, Ahmad Mangga Barani, mengatakan lahan kapas yang akan dikembangkan mencapai 20 ribu hektar dan 5000 hektar untuk lahan kelapa.

"Prospek komoditi ini ke depan akan bagus," kata dia di Jakarta hari ini. Pengembangan areal perkebunan kapas itu akan diterapkan di tujuh provinsi dengan target produksi 1,5 ton per hektar. Produksi kapas Indonesia saat ini masih sedikit, yaitu 5.000 ton per tahun.

"Sementara impor kapas kita 500 ribu ton," Ahmad. Selain itu, kata dia, pemerintah akan mengembangkan 300 hektar lahan untuk lada dan 30 hektar untuk perkebunan kina. Dalam rencana pengembangan itu juga mencakup tiga paket integrasi perkebunan dan peternakan. Satu paket itu terdiri dari 500 ekor sapi.

GABRIEL WAHYU TITIYOGA

Topik :

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :