BI Akui Lakukan Smoothing Rupiah

Kamis, 07 Februari 2008 | 19:23 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Bank Indonesia mengakui melakukan intervensi pasar selama bulan Januari 2008 untuk smoothing (menjaga tingkat volatilitas yang rendah) atas nilai tukar rupiah.

"BI berkepentingan terhadap stabilitas rupiah. Kami menjaga volatilitasnya supaya rupiah tidak naik dalam waktu dekat dengan jumlah besar. Kami melakukan smoothing dari nilai tukar," kata Budi Mulya usai Rapat Dewan Gubernur BI, di gedung Syafruddin Jakarta, Rabu (6/2).

Caranya, dia menambahkan, BI masuk di pasar melakukan intervensi. "Dalam hal tertentu jual atau beli dolar tergantung kondisi," ujarnya. Budi tak mengungkapkan berapa besar biaya operasi moneter yang dikeluarkan BI untuk menstabilkan rupiah.

Ditanya, apa benar BI mengeluarkan biaya operasi moneter hingga US$ 5,2 miliar, Direktur Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat BI Amril Arief membantahnya. "Tidak mungkin sampai segitu besar untuk operasi moneter," kata Amril kepada Tempo.

Yang pasti, kata Budi Mulya, sampai dengan Januari 2008 posisi cadangan devisa mencapai US$ 56 miliar atau setara dengan 5 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Dia mengakui, cadangan devisa sempat turun sejak awal Januari.

Selain untuk keperluan stabilisasi nilai tukar, menurut Budi, naik turunnya cadangan devisa dipengaruhi penerimaan minyak, utang luar negeri, penerbitan Surat Utang Negara, dan dikurangi pengeluaran untuk bayar utang serta ekspor.

Ditanya, berapa dana asing yang masuk dalam sebulan terakhir, Budi Mulya menjawab hampir sama dengan dana asing yang sebelumnya sempat keluar. "Saya tidak paham, tapi memang kalau kita lihat dari SBI dan SUN, ada yang masuk sampai pekan ketiga. Jadi kalau point to point dana asing pada awal Januari dan hari ini sama saja," kata dia.

Dana asing pernah turun dan naik lagi, "Namanya juga dana jangka pendek," kata dia.

Menurutnya, level sekarang sama dengan level di awal Januari, pekan kedua dan ketiga sempat turun tapi sekarang recover lagi.


l AGUS SUPRIYANTO

TOPIK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: