Pemerintah Tagih Janji Pengusaha Minyak Goreng

Senin, 11 Februari 2008 | 19:35 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah menagih komitmen para pengusaha minyak goreng yang akan menjamin penurunan harga pada pekan ini. "Kami terus melakukan dialog dan koordinasi. Kami pegang komitmen mereka (untuk turunkan harga)," kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Senin (11/2).

Laporan Pemantauan Harga dan Distribusi Barang Kebutuhan Pokok Departemen Perdagangan menyebutkan pada Senin (11/2) harga minyak goreng curah Rp 10.521 per kilogram dan harga minyak goreng kemasan Rp 8.327 per 620 mililiter. Harga tersebut naik dibanding yang dicatat akhir pekan lalu (8 Februari), dimana harga minyak goreng curah Rp 10.474 per kilogram dan harga minyak goreng kemasan Rp 8.265 per 620 mililiter.

Sebelumnya, kalangan pengusaha memperkirakan harga minyak goreng kemasan bakal turun awal pekan ini. Alasannya, efek penanggungan pajak penjualan minyak goreng kemasan akan terasa pada pekan ini. "Memang kebijakan sudah efektif pada 1 Februari lalu, tapi karena ada beberapa proses administratif, kelihatannya baru benar-benar terasa Senin," kata Ketua Umum Asosiasi Industri Minyak Makan Indonesia Adiwisoko Kasman pada Tempo, Minggu (10/2).

Mari mengatakan, pengusaha membutuhkan waktu untuk menyesuaikan harga jual minyak goreng kendati berbagai keringanan fiskal sudah diberikan awal Februari. "Kami harapkan minggu ini sudah ada yang implementasi (turunkan harga)," ujarnya.

Direktur Bina Pasar dan Distribusi Departemen Perdagangan Gunaryo mengungkapkan, pasar murah minyak goreng belum bisa dilakukan dalam waktu dekat ini. Alasannya, alokasi dana Rp 500 miliar untuk mensubsidi sekitar 190 juta liter minyak goreng itu masih harus disetujui Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). "Rencananya Kamis mendatang kami bertemu dengan DPR," katanya.

Dia menyatakan, pasar murah akan mampu meredam gejolak harga minyak goreng, khususnya meringankan rumah tangga miskin. Gunaryo menambahkan, hingga kini seluruh pemerintah daerah provinsi sudah menyatakan minatnya untuk menggelar pasar murah minyak goreng.

RR ARIYANI






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: