Penduduk Miskin Makin Banyak

Rabu, 13 Februari 2008 | 19:59 WIB

TEMPO Interaktif, Yogyakarta:Jumlah penduduk miskin meningkat selama sepuluh tahun terakhir. Rektor Universitas Gadjah Mada, Edy Suandi Hamid mengatakan, kemiskinan masih menjadi masalah utama.

Data Badan Pusat Statistik menunjukkan, pada 1996 jumlah penduduk miskin adalah 34,01 juta jiwa. Angkanya bertambah pada Maret 2007, penduduk yang termasuk kategori miskin menjadi 37,17 juta jiwa.

Menurut dia, kemiskinan meningkat di perkotaan. Sebaliknya di perdesaan, angka penduduk miskin justru menurun. Data survei ekonomi nasional BPS menunjukkan penduduk miskin di kota naik dari 9,42 juta jiwa pada 1996, menjadi 13,56 juta jiwa pada 2007. Sementara di desa, angkanya turun dari 24,59 juta jiwa pada 1996 menjadi 23,61 juta jiwa pada 2007.

Pengamat ekonomi Sri Adiningsih mengatakan, sepuluh tahun paska krisis instabilitas ekonomi makro masih tinggi. Bahkan ancaman resesi dunia, diperkirakan akan menyeret ekonomi Indonesia. Ini terjadi bila otoritas ekonomi tidak dapat mengambil kebijakan yang tepat dan cepat.

LN Idayanie






Komentar Anda

Kirim