Calon Gubernur Bank Indonesia Disarankan Bukan Orang Dalam
Kamis, 14 Februari 2008 | 14:56 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Anggota Komisi Keuangan dan Perbankkan DPR Dradjad H. Wibowo menuturkan, sebaiknya Bank Indonesia dipimpin tokoh bankir dari luar bank sentral yang sudah berpengalaman memimpin organisasi besar.
Pasalnya, kata dia, konflik internal BI yang disebabkan persaingan antar para pimpinan seniornya sudah sangat parah dan merusak institusi BI.
"Menurut saya, yang paling layak dipertimbangkan memimpin BI adalah Agus Martowardoyo, karena dia bankir aktif paling senior saat ini," ujar dia.
Pengamat ekonomi Tim Indonesia Bangkit Ichsanudin Noorsy mengatakan, Komisi Keuangan dan Perbankkan DPR harus menggunakan hak untuk menolak atau mengembalikan nama-nama calon Gubernur Bank Indonesia yang tidak kredibel.
"Penggunaan hak ini sekaligus bisa membuktikan DPR mempunyai pertimbangan mendalam dan memenuhi pola rekruitmen yang sehat," kata Ichsanudin hari ini.
Menjelang penyerahan nama calon Gubernur BI oleh Presiden ke DPR banyak beredar nama-nama yang dijagokan untuk menggantikan posisi Burhanuddin Abdulah, bos bank sentral saat ini. Nama-nama itu di antaranya Deputi Gubernur Senior BI Miranda S. Goeltom, Deputi Gubernur BI Hartadi A. Sarwono, Direktur Utama Bank Mandiri aAgus Martowardojo.
l EKO NOPIANSYAH
Topik :




Komentar Anda :