BPD Jajaki Pembentukan Perusahaan Induk

Kamis, 14 Februari 2008 | 15:17 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Bank Pembangunan Daerah tengah menjajaki pembentukan perusahaan induk atau holding company untuk mengembangkan menjadi bank yang kuat dan efisien secara finansial sesuai dengan skenario Arsitektur Perbankan Indonesia.

Ketua Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (ASBANDA) Winny E. Hasan mengatakan, dalam pembentukan perusahaan induk itu ada dua alternatif pilihan yang bisa dijalankan, yaitu memilih salah satu dari 26 BPD untuk dijadikan perusahaan induk atau dipilih salah satu BPD dalam 1 pulau untuk dijadikan perusahaan induk yang kemudian masuk ke bursa.

Alternatif kedua yaitu membentuk perusahaan baru sebagai BPD holding company yang kemudian diikuti ITO.

"BPD Holding Company ini nantinya berfungsi sebagai payung bagi seluruh unit usaha jasa keuangan lain, mulai dari asuransi, leasing, modal fentura, dan lainya,"kata Winny di Jakarta, Kamis (14/2).

Dia menjelaskan unit-unit usaha tersebut akan memjadi penopang bagi bisnis utama BPD. BPD holding company nantinya juga akan menjadi kendaraan untuk mengakses pemodalan dan pendanaan melalui pasar modal baik berupa penerbitan saham maupun obligasi. "Langkah ini akan menarik minat investor sehingga bisa mendongkrak fund raising ekuitas," ujarnya.

l EKO NOPIANSYAH

TOPIK






Komentar Anda

Kirim