Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Skandal Dana BI

Pasar Tak Terpengaruh Pencekalan
Minggu, 17 Pebruari 2008 | 00:34 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pencekalan terhadap 17 orang yang diduga terkait dengan kasus aliran dana Bank Indonesia, dinilai tidak berpengaruh negatif terhadap pasar. Walau begitu, para pelaku pasar meminta agar kasus ini tidak dipolitisasi.

Pengamat pasar modal dari PT BNI Securities M. Alfatih mengatakan, nama-nama yang dicekal bukan tokoh yang signifikan sehingga tidak mempengaruhi pasar. Ini berbeda dengan tokoh bank sentral Amerika Serikat Federal Reserve. "Untuk level Indonesia, tidak signifikan. Karena di sini tergantung sistem dewan kolektif," kata Alfatih.

Jumat lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi mencekal 17 nama yang berasal dari kalangan pejabat dan mantan petinggi Bank Indonesia, pengurus Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia serta seorang mantan anggota Komisi Keuangan dan Perbankan, Dewan Perwakilan Rakyat. (Lihat tabel).

Suryanto Chang, pengamat pasar uang dari Bank Permata mengatakan hal senada. Sejauh ini pasar uang tidak terpengaruh dengan skandal ini. Sebaliknya, "Rupiah malah menguat akibat pengaruh eksternal. Pelaku pasar tidak melihat signifikansi kasus ini," kata Suryanto.

Analis pasar uang dari Currency Group Management Farial Anwar mengatakan, pelaku pasar tidak perlu panik menyikapi kasus pencekalan ini. Apalagi ini bukan kasus pidana pertama kali yang terjadi di tubuh bank sentral. Sebelumnya mantan Gubernur Bank Indonesia Syahril Sabirin juga pernah tersangkut kasus korupsi Bank Bali. "Satu pejabat (Dewan Gubernur) bermasalah, bisa dijalankan pejabat lainnya," kata dia ketika dihubungi Tempo kemarin.

Dewi Rina I Dian Yuliastuti I Agoeng Wijaya I Gabriel Wahyu Titiyoga


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Dua Calon Nahkoda Bank Sentral
Golkar Dukung Usulan Pemerintah
Agus Martowardojo dan Erry Firmansyah Disebut-sebut Kandidat Kuat
Pegawai BI Bandung Gelar Aksi Keprihatinan
Burhanuddin Tak Akan Penuhi Panggilan KPK
BI Ajukan Uji Materiil Kepada Mahkamah Konstitusi
Boediono Tak Mau Dicalonkan Jadi Gubernur Bank Indonesia
BI Siap Ungkap Aliran Dana ke DPR
BK DPR Akan Panggil Penerima Dana BI
Cadangan Devisa Akhir Tahun Diperkirakan Tembus US$ 72,5 Miliar
> selengkapnya...

Referensi

Mengurai Benang Kusut Duit BI
Sabetan Ekor Krismon
Tanda Tangan Sakti
Aliran Dana Bank Sentral ke DPR
Aliran Dana Bantuan Hukum Bagi Para Mantan Pejabat Bank Indonesia
Proporsi Kepemilikan Surat Utang Negara

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk117640 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Panwas Protes KPU Jawa Timur
Korban Lumpur Lapindo Banyak Yang Belum Ambil Bantuan Presiden
Ibu Tewas Tertabrak Bus Transjakarta
Kejaksaan Sudah Periksa 7 Orang
Tersangka Bom Ikan Ditangkap

<< February,2008>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data