Bahan Baku Baja Langka di Pasar

Selasa, 19 Februari 2008 | 18:50 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Produsen baja lapis seng mengeluhkan langkanya bahan baku baja. Kelangkaan bahan baku baja disebabkan tingginya harga baja. "Kelangkaan tak hanya ada di dalam negeri, tapi juga di luar negeri. Pemasok hanya 4-5, sehingga mereka berkuasa menentukan harga dan pasokan," ujar Ketua Umum Gabungan Pengusaha Seng Indonesia (Gapsi), Rudy Syamsuddin, Selasa (19/2).

Industri seng menggunakan bahan baku baja canai dingin untuk diproses dengan ketebalan tertentu. Adapun pembuatan baja canai dingin menggunakan bahan
baku dari baja canai panas. Harga baja canai panas (hot rolled coal) saat ini berada dikisaran US$ 850 dolar per ton, sementara harga baja canai dingin (cold rolled coal) sebesar US$ 950 per ton.

Baja lapis seng menggunakan baja canai dingin. Total kebutuhan baja canai dingin untuk industri seng sebanyak 500 ribu ton. PT Krakatau Steel memasok baja canai dingin sebanyak 144 ribu ton, PT Essar Dhananjaya sebanyak 60 ribu ton dan impor sebanyak 296 ribu ton.

Harga baja lapis seng di pasar naik menjadi Rp 40 ribu per lembar. Pada akhir tahun lalu, harga baja Rp 33 ribu per lembar dan pertengahan tahun lalu berada di posisi Rp 30 ribu per lembar.

YULIAWATI

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :