|
Waspadai Gejala Deindustrialisasi
Rabu, 20 Pebruari 2008 | 19:54 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kalangan ekonomi meminta pemerintah mewaspadai gejala deindustrialisasi. Hal ini terlihat dari bagaimana tren penyusutan pertumbuhan industri dibanding pertumbuhan ekonomi nasional. "Gejala deindustrialisasi terlihat terutama di Jawa Timur pasca lumpur Lapindo dan Jawa Tengah pasca gempa," ujar ekonom dari Universitas Gadjah Mada Mudrajad Kuncoro, Rabu (20/2).
Deindustrialisasi di Sidoarjo akibat lumpur Lapindo terlihat dari penurunan omzet industri sebanyak 60-70 persen. "Biasanya omzet industri mencapai Rp 3-5 miliar per bulan, kini hanya Rp 1-1,5 miliar," tuturnya.
Sedangkan deindustrialisasi di Kabupaten Bantul dan Klaten terlihat dari hasil survei dimana 45-50 persen usaha kecil menengah (UKM) belum pulih dan pengurangan jumlah karyawan 24-51 persen. "Meski banyak usaha dilaporkan telah pulih, tapi kerentanan justru meningkat karena tabungan terkuras untuk perbaikan rumah atau memulai usaha mereka," katanya Mudrajad.
Bila gejala penurunan kegiatan ekonomi tersebut tak segera ditangani, kata dia, dikhawatirkan efeknya akan meluas ke daerah lain.
ARIYANI
INDEKS BERITA LAINNYA :
|