Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Kalla Minta Angkutan Umum Pakai BBG
Kamis, 21 Pebruari 2008 | 12:25 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta agar Menteri Perhubungan dan pemerintah daerah benar-benar segera merealisasikan pengalihan penggunaan bahan bakar minyak ke gas untuk angkutan umum.

Khusus untuk DKI Jakarta, Kalla meminta waktu satu tahun batas angkutan umum masih menggunakan BBM. Setelah itu, semua angkutan umum di Jakarta harus pakai bahan bakar gas. "Bikin aturan yang tegas soal ini, dan saya akan meminta pertamina untuk bangun stasiun gas," kata Kalla saat melakukan Re-Launching penggunaan BBG untuk taksi di Halaman Kantor Wakil Presiden.

Kalla tidak mau, setiap tahun ada acara peluncuran penggunaan bahan bakar gas namun pada prakteknya hal itu hanya simbolis semata. "Ini sebagai upaya lain untuk penghematan, karena beban bahan bakar minyak terlalu berat," kata Kalla.

Situasi saat ini, kata Kalla, sangat tidak menguntungkan ketika pemerintah harus memutuskan terus mensubsidi bahan bakar minyak. Setiap satu liter minyak, kata Kalla, seharga US$ 1 atau Rp 9000. "Pemerintah subsidi setengahnya dari itu, sehingga di APBN, 25 persen habis untuk subsidi BBM," kata Kalla.

Menteri Perhubungan Djusman Syafeii Djamal menyatakan program ini tak mudah dilaksanakan karena masih terbatasnya stasiun pengisian gas. Jumlah yang ada sekarang sebanyak 28 tersebar di Jabodetabek, Medan, dan Palembang. Dari jumlah itu, 14 ada di Jabotabek. "Di Jabodetabek, cuma enam yang berfungsi baik," kata dia.

Anton Aprianto

Dari Arsip Majalah TEMPO
Harga Minyak, Bukan Sekadar Asumsi APBN | 11 April 2005
Surat Pembaca | 04 April 2005
APBN-P 2005 (Tidak) Realistis? | 04 April 2005
Bisnis Sepekan | 04 April 2005
DPR Tidak Serius | 28 Maret 2005
Besar Pasak daripada Tiang | 28 Maret 2005
Dilema Pemain Baru | 21 Maret 2005
Minyak Panas di Gedung Parlemen | 21 Maret 2005
Menyumbat Kebocoran Minyak | 21 Maret 2005
Hari Purnomo Meminta Pemeriksaan Dihentikan | 21 Maret 2005
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Mabes Polri Sita 50 Ton Bahan Bakar Oplosan
Tak Ada BBM, Transportasi di Pulau Sabu Terhenti
Desember, BBM Nonsubsidi Naik
Asumsi Harga Minyak Akan Konservatif
Subsidi Langsung BBM Dikaji
Solo Tak Paksakan Program Konversi
Permintaan Minyak Tanah di Ngawi Meningkat
Biosolar Tak lagi Disubsidi
Pemerintah Kaji Dua Formula Harga BBM
Tender Pengadaan BBM PLN Ditunda Tahun Depan
> selengkapnya...

Referensi

Kota-kota Mulai Lumpuh
Inpres No. 5 Tahun 2000 tentang Koordinasi Penanggulangan Masalah Penyalahgunaan Pada Penyediaan dan Pelayanan Bahan Bakar Minyak.
Keppres No. 86/2002 tentang Badan Pengatur Penyediaan dan Pendistribusian BBM

Website

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)
PT Pertamina

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk117901 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Panwas Protes KPU Jawa Timur
Korban Lumpur Lapindo Banyak Yang Belum Ambil Bantuan Presiden
Ibu Tewas Tertabrak Bus Transjakarta
Kejaksaan Sudah Periksa 7 Orang
Tersangka Bom Ikan Ditangkap

<< February,2008>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data