Tommy Soeharto Dirikan Pabrik Mesin Pengolah Batu Bara
Kamis, 21 Februari 2008 | 16:50 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Komisaris Utama PT. Humpus Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto meresmikan pabrik pembuat mesin pengolah batu bara menjadi gas atau Baragas di Lampung, Kamis (21/2).
Baragas merupakan mesin yang mengolah batu bara menjadi gas sintetik. "Mesin tersebut dapat digunakan untuk berbagai keperluan industri. Di bidang pertanian dapat digunakan untuk mengeringkan jagung atau gabah padi," kata Direktur PT. Humpus Eko B. Sandjoyo yang mendampingi Tommy.
Menurut Eko, mesin tersebut akan menghemat bahan bakar solar yang saat ini harganya Rp 7.000 per liter. Dengan menggunakan batu baru biayanya hanya Rp.1.800. "Berarti kita bisa menghemat lebih dari Rp. 5.200 rupiah atau 72 persen dibanding menggunakan solar sebagai bahan bakar," kata dia.
PT. Humpus mematok harga satu mesin berkisar Rp. 200 juta hingga Rp. 1,5 milyar. "Para pengusaha kecil yang menggunakan mesin tersebut dengan modal sebesar itu bisa kembali dalam hitungan bulan," katanya.
Kepada wartawan, Tommy mengatakan PT. Humpus akan melakukan investasi besar-besaran di Lampung sebagai pintu gerbang pulau Sumatera. Menurutnya, Lampung memiliki potensi pertanian yang luar biasa di bidang pertanian. "Kita akan menggarap bioetanol dari jagung, singkong hingga molasses tebu yang sangat melimpah di wilayah ini," kata putra bungsu mantan Presiden Soeharto itu.
Gubernur Lampung Sjachroedin ZP mendukung langkah Tommy. Dia mengatakan rata-rata petani di Lampung memiliki lahan garapan seluas 0,5 hektar. Selain didukung Gubernur Lampung, Humpus juga mendapat dukungan dana dari PT. Bahana.
Nurochman





