Penyaluran Kredit Bank Asing Minim
Jum'at, 22 Februari 2008 | 19:29 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Bank Indonesia menilai kontribusi bank asing terhadap perkreditan tanah air masih minim. Dari rata-rata pertumbuhan kredit perbankan nasional sebesar 26 persen, bank asing hanya mencatat pertumbuhan 14 persen.
Direktur Penelitian dan Pengaturan Perbankan BI Halim Alamsyah mengatakan, pihaknya masih mempertanyakan alasan minimnya penyaluran kredit bank asing di Indonesia.
"Tapi kami belum dapat mengenakan sanksi atau insentif untuk mendorong pertumbuhan bank asing karena kami masih mencari penyebabnya," kata Halim di gedung Bank Indonesia Jakarta, Jumat (22/2).
Dia menjelaskan bahwa bank asing yang penyaluran kreditnya rendah itu berstatus kantor cabang. Status sebagai kantor cabang itu, lanjut dia, agak unik sebab posisi modalnya bisa berubah-ubah.
"Berbeda dengan bank campuran, mereka harus punya modal di Indonesia, sedangkan kantor cabang tidak perlu menyediakan modal," ujarnya.
BI, kata Halim, meminta bank asing memberi atensi bagi kegiatan perkreditan terutama untuk yang statusnya kantor cabang.
Eko Nopiansyah





