IATA Minta Maskapai Penuhi Standar Audit Keselamatan

Jum'at, 22 Februari 2008 | 19:40 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
International Air Transport Association (IATA) mengusulkan agar semua perusahaan penerbangan Indonesia wajib memiliki IATA Operational Safety Audit (IOSA). Tujuannya agar Indonesia segera keluar dari larangan terbang Uni Eropa.

Direktur General IATA, Giovanni Bisignani, mengatakan IOSA adalah standar audit keselamatan tertinggi dunia. Standar ini memang tak terkait langsung dengan pencabutan larangan terbang itu. Tapi Uni Eropa akan menimbang penerapan standar ini untuk mencabut larangan terbang itu.

Soalnya, kata Bisignani, penerapan IOSA terhadap maskapai sangat ketat. "Karena bagi IATA keselamatan adalah prioritas pertama," ujarnya di Jakarta Jum'at (22/2). Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal mendukung usulan ini saat dikemukakan IATA di acara Singapore Air Show, Kamis (21/2).

Satu-satunya anggota IATA di Indonesia adalah Garuda Indonesia bakal mendapatkan sertifikasi IOSA dalam waktu dekat ini. “Adapun Mandala Airlines yang bukan anggota IATA tapi telah mengajukan permohonan IOSA,” ujar Bisignani.

RIEKA RAHADIANA

Topik :

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :