Proteksi Beras Untuk Menjaga Harga

Senin, 25 Februari 2008 | 18:03 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah mengklaim kebijakan proteksi beras berdampak positif terhadap pembentukan harga di dalam negeri. Hal ini terlihat dari kenaikan harga beras internasional sehingga menyamai beras lokal saat ini. "Ini indikator yang menunjukkan pemerintah mampu menjaga harga beras di dalam negeri," ujar Menteri Pertanian Anton Apriyantono, Senin (25/2).

Bentuk proteksi terhadap komoditas beras diantaranya adalah penetapan jumlah beras tertentu yang boleh diimpor, waktu tertentu untuk melakukan impor dan dikenakannya bea masuk untuk impor tersebut. "Dan hanya Bulog yang ditunjuk sebagai importir," kata Anton.

Namun dia mengakui, membaiknya harga beras tidak otomatis menghilangkan masalah pangan saat ini terkait keterjangkauan harga dan kesejahteraan petani. "Daya beli masyarakat masih terbatas dan harga pangan sekarang sudah bisa ditentukan pasar berjangka di luar negeri," ujarnya.

Petumbuhan produksi padi 4,8 persen pada 2007 dinilai sudah pas dengan tingkat konsumsi. Menurut Anton, impor yang dilakukan Bulog hanya untuk memperkuat stok.

RR ARIYANI

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :