Pemerintah Klaim Berhasil Tahan Harga Minyak Goreng

Rabu, 27 Februari 2008 | 13:51 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah mengklaim telah berhasil menahan kenaikan harga minyak goreng dalam negeri. Indikasinya kenaikan harga minyak goreng lokal saat ini masih lebih rendah dibanding lonjakan harga minyak sawit mentah (CPO) internasional.

"Harga CPO dunia sudah naik 20 persen selama Februari ini sedangkan harga minyak goreng curah dalam negeri bulan ini naik sedikit, tapi tidak sampai 20 persen," ujar Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Rabu (27/2) usai menyaksikan penjualan minyak goreng murah di Kelurahan Kalianyar, Jakarta Barat.

Jika pada awal bulan ini harga CPO internasional masih di bawah US$ 1.100 per ton, kemarin harga CPO naik hingga mencapai US$ 1.250 per ton. Sedangkan Departemen Perdagangan mencatat harga rata-rata nasional minyak goreng curah Rp 10.500-11.000 per kilogram dan minyak goreng kemasan Rp 11.000 per liter.

"Jika harga minyak goreng dibanding harga dunia, harga dalam negeri (itu) relatif pas," katanya.

Menurut dia, kebijakan penanggungan pajak pertambahan nilai (PPN) minyak goreng baik curah maupun kemasan sudah cukup membantu meredam kenaikan harga minyak goreng tersebut. "Karena itu memang tujuannya, agar harga minyak goreng dalam negeri tidak mengikuti ketajaman kenaikan harga luar negeri," tuturnya.

RR ARIYANI






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: