DKI Jakarta Gelontorkan 3,6 Juta Liter Minyak Goreng Bersubsidi
Rabu, 27 Februari 2008 | 13:53 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menggelontorkan 3,6 juta liter minyak goreng bersubsidi untuk kebutuhan pasar murah minyak goreng enam bulan ke depan. Program ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat miskin akibat kenaikan harga minyak goreng setelah melambungnya harga minyak sawit mentah (CPO) internasional belakangan ini.
"DKI Jakarta sudah minta 3,6 juta liter subsidi minyak goreng untuk disebar di 267 kelurahan," ujar Kepala Sub Direktorat Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan DKI Jakarta Supeno, Rabu (27/2) di Kelurahan Kalianyar, Jakarta Barat.
Ia memperkirakan rata-rata tiap kelurahan akan mendapat 13.500 liter minyak goreng untuk disalurkan dalam pasar murah tersebut. Pasar murah yang akan menjual minyak goreng dengan harga Rp 2.500 per liter lebih murah ketimbang harga pasar ini, menurut Supeno, akan dilakukan tiap minggu di 12 titik mulai Maret hingga enam bulan ke depan.
Sebanyak tujuh perusahaan dipastikan akan ikut serta menggelar pasar murah tersebut, yakni mereka yang juga telah melakukan hal serupa tahun lalu. Tiga merek diantaranya adalah: Bimoli, Filma dan Fortune.
Saat ini, harga minyak goreng curah per kilogram sebesar Rp 10.800, sedangkan harga minyak goreng kemasan per liter sebesar Rp 11.000 per liter.
RR ARIYANI
Topik :




Komentar Anda :