Target Penerimaan Bea dan Cukai Sulit Dicapai

Kamis, 28 Februari 2008 | 13:34 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktur Jenderal Bea dan Cukai Departemen Keuangan Anwar Suprijadi menyatakan target penerimaan bea cukai tahun ini sulit dicapai.

Sebabnya, tahun ini direktorat yang dipimpinnya banyak kehilangan penerimaan akibat pengurangan atau penghapusan bea masuk. Di sisi lain, target penerimaan bea dan cukai dalam APBN P meningkat.

"Ini menurut saya kontradiktif karena tidak ada kenaikan tarif pokok, bea masuk turun tapi penerimaan disuruh naik," kata Anwar saat membuka sosialisasi peraturan kepabeanan dan cukai di Kantor Pusat Ditjen Bea Cukai.

Namun, kata Anwar, inilah peluang bagi jajaran Ditjen Bea dan Cukai untuk meningkatkan kinerjanya.Caranya adalah dengan meningkatkan sistem kerja, penerapan
NSW dan peningkatan penegakan hukum.

Sebelumnya dalam rapat kerja dengan Dewan Perwakilan Rakyat pekan lalu, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai mengusulkan kenaikan target penerimaan bea masuk dan cukai dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan tahun ini. Pendapatan negara dari bea dan cukai ditargetkan naik 1,29 persen atau menjadi Rp 1,311 triliun.

Gunanto E S

Topik :

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :