|
"Kenaikan Harga Minyak Hanya Sementara"
Kamis, 28 Pebruari 2008 | 18:58 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kenaikan harga minyak yang saat ini telah menembus US$ 102 per barel, diperkirakan hanya berlangsung sementara waktu saja.
Ketua Forum Stabilisasi Sektor Keuangan (FSSK) Raden Pardede mengatakan, harga tersebut tidak bisa dijadikan patokan untuk menghitung beban anggaran belanja negara untuk subsidi. "Harga minyak tidak bisa dilihat 1-2 hari," katanya.
Pendapat serupa juga disampaikan Menteri Koordinator Perekonomian, Boediono. Menurut dia, harga minyak tersebut adalah harga yang berlaku harian.
Namun Raden juga mengkhawatirkan, naiknya harga minyak akan berdampak pada melonjaknya beban subsidi. Meskipun pemerintah mendapat pemasukan dari produksi minyak domestik, menurut Raden, beban subsidi akan lebih besar karena produksi lebih rendah dari yang diharapkan.
Dia menyarankan agar risiko subsidi terhadap fiskal harus segera ditangani. Caranya, dengan melepas subsidi. "Sebab kalau tidak, akan berulang terus pemerintah panik jika harga naik," kata Raden.
AGUS SUPRIYANTO
INDEKS BERITA LAINNYA :
|