Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Harga Minyak Mentah Tidak Akan Lampaui US$ 100
Jum'at, 29 Pebruari 2008 | 08:03 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:


Harga minyak mentah diperkirakan tidak akan melampaui US$ 100 per barel. Selain karena cadangan minyak di Amerika Serikat bertambah, juga karena konsumsi di negara itu tidak terlalu tinggi akibat perlambatan ekonomi.

"Suplai sangat cukup dan harga minyak diprediksi tidak akan melampaui US$ 100 per barel," ujar fund manager di Astmax Ltd. Tetsu Emori kemarin.

Harga minyak mentah ini turun setelah berita peningkatan cadangan minyak Amerika Serikat 9,1 persen selama tujuh minggu terakhir. Departemen Energi mengungkapkan, suplai minyak di negara tersebut naik 3,23 juta barel menjadi 308,5 juta barel pekan lalu, atau tertinggi sejak November tahun lalu.

Sebagai catatan, harga minyak mentah untuk pengiriman April turun 0,7 persen menjadi US$ 98,91 per barel di perdagangan elektronik New York Mercantile Exchange. Sedangkan di London, minyak diperdagangkan di level US$ 99,05 per barel. Adapun harga minyak mentah jenis Brent untuk pengiriman April diperdagangkan US$ 97,65 per barel.

Pemimpin Bank Sentral Amerika Serikat Ben Bernanke mengungkapkan pihaknya akan berhati-hati mengevaluasi informasi terkait outlook ekonomi. "Kami baru akan bertindak di saat yang tepat dan dibutuhkan untuk mendorong pertumbuhan dan menjamin risiko," katanya di Washington.


RR ARIYANI | BLOOMBERG

Dari Arsip Majalah TEMPO
APBN-P 2005 (Tidak) Realistis? | 04 April 2005
Memuntir Harga Minyak Impor | 21 Maret 2005
Tak Minyak, Arang pun Jadi | 21 Maret 2005
Tidak Akan Transparan | 14 Maret 2005
Penggarong Kayu Layak Dipancung | 07 Maret 2005
Adu Tangguh untuk Siapa | 07 Maret 2005
Di Luar Kontrol Pemerintah | 07 Maret 2005
Neraca atau Manajemen Bobrok | 07 Maret 2005
Minyak | 07 Maret 2005
Menanti di Ambang Tak Terjangkau | 21 Pebruari 2005
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Presiden Minta Pembatasan BBM Tidak Buru-Buru
Konversi BBM ke Gas Dinilai Lebih Efektif
Desember, BBM Nonsubsidi Naik
Minyak Tanah Langka Lagi
Penjualan BBM di Jalur Pantura Naik 15 Persen
Angkatan Laut Tangkap Penyelundupan Solar
Kejaksaan Akan Kembalikan Berkas Solar Oplosan
Premium Langka di Jambi
Gas dan Minyak Tanah di Jatim Cukup Untuk Lebaran, Natal dan Tahun Baru
Harga BBM Industri Tetap
> selengkapnya...

Referensi

Siapa Boleh Membeli
Inpres No. 5 Tahun 2000 tentang Koordinasi Penanggulangan Masalah Penyalahgunaan Pada Penyediaan dan Pelayanan Bahan Bakar Minyak.
Keppres No. 86/2002 tentang Badan Pengatur Penyediaan dan Pendistribusian BBM
Keputusan Gubernur DKI No. 1219/2003 tentang Pembentukan Tim Koordinasi UPMP-BBMT

Website

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)
PT Pertamina

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk118332 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

SBY Diminta Evaluasi Kinerja Menteri ESDM
Jenazah Sophan Sophiaan Tiba Di Rumah Duka
Jenazah Sophan Tiba Di Bandara Soekarno Hatta
DKI Sisir Kawasan Radio Dalam
Rumah Duka Sophan Sophian Dikerumuni Wartawan

<< February,2008>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data