|
Perdagangan Saham Wall Street Anjlok
Sabtu, 01 Maret 2008 | 08:02 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pasar saham Amerika Serikat menutup perdagangan bulan Februari dengan rapor merah. Pada penutupan perdagangan kemarin, bursa saham Wall Street anjlok setelah bertubi-tubi dibayangi sentimen negatif perekonomian.
Indeks saham-saham utama jatuh hingga 2,5 persen. Indeks industri Dow Jones anjlok hingga 315,79 (2,51 persen) ke level 12.266,39.
Indikator saham-saham besar juga jungkir balik. Indeks The Standard & Poor's (S&P) 500 turun 37,05 poin (2,71 persen) ke posisi 1.330,63. Sedangkan indeks Nasdaq turun 60,09 poin (2,58 persen) menjadi 2.271,48.
Gejala jatuhnya pasar saham Wall Street mulai tampak setelah investor kebingungan melihat buruknya laporan kinerja kuartal keempat 2007 beberapa emiten besar seperti American International Group Inc dan Dell Inc. Harga minyak dunia yang untuk pertama kalinya mencapai 103 dolar AS per barel juga kembali menjadi perhatian utama para investor.
"Kami menghadapi berita buruk yang sungguh berlebihan," kata chief market strategist at Jefferies & Co Art Hogan seperti dikutip Associate Press pagi tadi waktu setempat.
Pasar saham Amerika Serikat memang jatuh bangun sepekan terakhir. Rata-rata indeks Dow Jones turun 0,93 persen pekan ini. Indeks Nasdaq dan S&P 500 masing-masing juga jatuh 2,58 persen dan 1,66 persen.
Sementara itu, jatuhnya saham juga dialami beberapa pasar besar dunia. Indeks pasar saham Nikkei Jepang turun 2,32 persen. Indeks FTSE 100 Inggris tergelincir 1,36 persen. Sedangkan indeks DAX Jerman dan CAC-40 Perancis masing-masing turun 1,67 persen dan 1,53 persen. AGOENG WIJAYA
INDEKS BERITA LAINNYA :
|