Permintaan Tambahan Frekuensi Telkom Ditolak

Senin, 03 Maret 2008 | 18:56 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Menteri Komunikasi dan Informatika Muhammad Nuh mengatakan akses internet milik PT Telkom yang putus total pada Jumat pekan lalu tak ada hubungannya dengan frekuensi yang terbatas. "Itu hal yang berbeda. Kejadian kemarin itu adalah kecelakaan," kata Nuh seusai meluncurkan INAICTA 2008 di kantornya, Jakarta.

Menurut dia, kerusakan jaringan internet yang dialami Telkom bisa juga terjadi pada operator telekomunikasi lainnya. Itu sebabnya, permintaan Telkom agar pemerintah menambah frekuensi untuk mengantisipasi kecelakaan, dinilai tak beralasan. Nuh menyarankan Telkom agar lebih meningkatkan kualitas jaringan.

"Network itu tak boleh zero redudance.” Itu artinya, Nuh menjelaskan, jaringan harus kuat. Ia mencontohkan, jika salah satu kaki kursi patah, kaki yang lain harus siap menopang. Jika tak siap, kerusakan bisa terjadi.

Munawwaroh






Komentar Anda

Kirim