Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

BI Rate Disarankan Tetap
Selasa, 04 Maret 2008 | 14:00 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:

Jakarta - Kalangan ekonom menyarankan Bank Indonesia (BI) tetap mempertahankan tingkat suku bunga acuan atau BI Rate di level 8 persen. Sebab angka inflasi selama Januari dan Februari masih relatif tinggi yaitu 2,4 persen.

Kepala Ekonom PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) Tony Prasentiantono mengatakan mempertahankan BI rate merupakan langkah yang baik untuk mencapai target inflasi 2008 yaitu sekitar 6,5 persen. "Melihat inflasi awal tahun yang relatif tinggi, BI Rate sebaiknya dipertahankan karena bisa menjaga inflasi," kata Tony dalam diskusi moneter di MU Cafe Jakarta, Selasa (4/3).

Dia menjelaskan bahwa mempertahankan BI rate memang berisiko terjadinya lonjakan arus modal yang masuk ke Indonesia (capital inflow) yang bersifat jangka pendek. Sebab, selisih BI rate dengan suku bunga the Fed yang saat ini berada di level 3 persen akan tinggi.

Namun, mengingat salah satu tugas BI adalah menjaga angka inflasi tetap rendah jadi mempertahankan level BI rate di 8 persen merupakan langkah terbaik.

Menurut Tony, BI bisa kembali menurunkan level BI Rate jika the Fed kembali menurunkan suku bunga acuannya pada akhir Maret ini. "Agar tidak sangat jauh selisihnya, BI bisa turunkan BI Rate pada April mendatang," ujarnya.


Eko Nopiansyah


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

The Fed Pangkas Suku Bunga 25 Basis Poin
The Fed Kembali Pangkas Suku Bunga
The Fed Ditaksir Pangkas Lagi Suku Bunga
Suku Bunga BI Berpeluang Turun
The Fed Turunkan Suku Bunga

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk118525 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data