|
BNI Serius Caplok BTN
Rabu, 05 Maret 2008 | 13:03 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) serius membeli PT Bank Tabungan Negara (persero) dengan menukarkan obligasi rekap pemerintah di BNI. Rencana ini sudah dikaji menajemen sejak 2006.
Direktur utama BNI Gatot M Suwondo mengatakan besarnya obligasi rekap pemerintah yang akan digunakan sama dengan harga jual BTN."saat ini pemerintah memiliki obligasi rekap sebesar Rp 16 triliun, jika diijinkan obligasi itu akan dikurangi untuk membayar BTN," kata Gatot di Hotel Continental Jakarta Rabu (5/3).
Menurut Gatot, pola ini saling menguntungkan pemerintah dan BNI. Bagi pemerintah, keuntungannya dengan berkurangnya beban pembayaran obligasi rekap ke BNI. Pemerintah juga tidak perlu lagi memikirkan jumlah bank milik negara karena pasca akuisisi BTN, bank negara tinggal tiga, yakni BNI, BRI, Mandiri.
Gatot melanjutkan kalau rencana akuisisi jadi dilaksanakan, BNI akan menjadikan BTN sebagai bank yang fokus memberikan kredit kepemilikan rumah artinya, produk-produk KPR di BNI akan dialihkan seluruhnya ke BTN,. Sedangkan, fasilitas pembiayaan pengembang yang selama ini diberikan BTN akan dialihkan ke BNI.
Manajemen BNI sudah menyiapkan strategi untuk mengganti pendapatan yang berasal dari obligasi rekap pemerintah tadi dari lini bisnis BNI yang lain, sehingga BNI tidak rugi.
INDEKS BERITA LAINNYA :
|