Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Konsultan Eropa Terjun Periksa Penerbangan Indonesia
Rabu, 05 Maret 2008 | 17:07 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Komisi Uni Eropa akan membahas keputusan pencabutan larangan terbang untuk Indonesia pada sidang komisi Juli mendatang. Sebab, pembahasan Indonesia masih harus menunggu data-data yang dikumpulkan konsultan dari Eropa untuk peningkatan keselamatan penerbangan Indonesia-Uni Eropa (Indonesia-European Union Partnership for Aviation Safety.

Konsultan Eropa itu sendiri, Jean Piere Ambrosini, baru melakukan pertemuan awal dengan Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal di kantor Departemen Perhubungan, Rabu (5/3). Jean bersama Duta Besar Ad Interim Uni Eropa untuk Indonesia Pierre Philips dan Head of Trade Section Uni Eropa Andreas Julin.

Sebenarnya, jadwal terdekat sidang komisi Eropa yang diikuti total 27 negara anggotanya sebelum Juli adalah pada 17 April 2008. Jusman mengaku sudah mengusulkan ke Ambrosini agar soal larangan terbang bagi Indonesia dibahas dalam kesempatan itu. "Tapi dia (Ambrosini) bilang tidak mungkin karena baru saja bekerja," katanya usai pertemuan. Rekomendasi Ambrosini paling lambat harus diserahkan dua minggu sebelum sidang komisi.

Jusman menjelaskan, Ambrosini akan bertugas di Indonesia selama enam bulan. Tugasnya mengumpulkan bukti-bukti untuk rekomendasi evaluasi larangan terbang bagi Indonesia. Hasilnya akan dilaporkan ke 27 negara anggota Uni Eropa. "Semacam jembatan mempercepat proses,"ujarnya.

Secara umum, kata Jusman, Ambrosini akan memantau kinerja Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dalam mengawasi operasi penerbangan di Indonesia. Selain itu juga memantau peningkatan aspek keselamatan penerbangan oleh maskapai Indonesia.

Seperti diketahui, Indonesia mengusulkan Garuda Indonesia, Mandala Airlines, Premi Air, dan Airfast, prioritas dibebaskan dari larangan terbang Eropa. Usulan program jalur cepat itu menyusul perpanjangan larangan terbang November tahun lalu, setelah mulai ditetapkan sejak Juli 2007.


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk118646 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Menabrak Pakem Seni Trimatra
Sophan Meninggal Dalam Perjalanan Ke Rumah Sakit
Sophan Sophian Ingin Jadi Duta Besar
Keluarga Sudah Menerima Kabar Sophan Sophian Meninggal
Soetrisno Bachir Keliling Jawa Tengah

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data